FAIRA

FAIRA
WEEKEND

Rabu, 29 Mei 2013

Materi Kewirausahaan


Defenisi kewirausahaan

kewirausahaan adalah Kemampuan kreatif dan innovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses.
Defenisi Inti Kewirausahaan Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui pemikiran yang kreatif dan innovatif

Kreatifitas dan Inovasi
Zimmerer dkk (2009) kreatifitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang.
Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang-orang.
Ted Levitt (dalam Zimmerer, 2009) menyatakan bahwa kreatifitas memikirkan hal-hal baru.Inovasi mengerjakan hal-hal baru. Jadi kreatif adalah sifat yang selalu mencari cara-cara baru dan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif. Kreatif tapi tidak inovatif adalah mubazir karena ide hanya sebatas pemikiran tanpa ada realisasi.

Inovasi Menurut Beberapa Ahli
Schumpeter  (1934) Inovasi dipandang sebagai kreasi dan implementasi kombinasi baru’. Istilah kombinasi baru ini dapat merujuk pada produk, jasa, proses kerja, pasar, kebijakan dan sistem baru. Dalam inovasi dapat diciptakan nilai tambah, baik pada organisasi, pemegang saham, maupun masyarakat luas.
Drucker mendefenisikan inovasi adalah upaya menciptakan perubahan terencana dan terfokus dalam potensi social dan ekonomi suatu lembaga
De Jong & Den Hartog (2003) inovasi adalah mengkreasikan dan mengimplementasi-kan sesuatu menjadi satu kombinasi. Dengan inovasi maka seseorang dapat menambahkan nilai dari produk, pelayanan, proses kerja, pemasaran, sistem pengiriman, dan kebijakan, tidak hanya bagi perusahaan tapi juga stakeholder dan masyarakat

Perkembangan kewirausahaan
Dahulu   :  kewirausahawan hanya dapat dilakukan melalui pengalaman langsung di lapangan
                                   dan merupakan bakat yang dibawa  sejak lahir.
Sekarang                :  kewirausahawan bukan hanya urusan lapangan tetapi juga menjadi disiplin ilmu
                                   yang harus dipelajari, ex: membuat Bisnis Plan

Ciri-Ciri Kewirausahawan
1.       Percaya diri
2.       Berorientasi pada tugas dan hasil
3.       Pengambilan resiko dan suka tantangan
4.       Kepemimpinan
5.       Keorisinilan
6.       Berorientasi ke masa depan
7.       Kenapa harus berwirausaha
8.       Memanfaatkan potensi yang ada
9.       Sistem pendidikan nasional.
10.    Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan.
11.    Pertimbangan religius

Watak Wirausaha
a)       Keyakinan, ketidaktergantungan, individualitas, dan optimis
b)       Kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekat kerja keras, energik, dan inisiatif
c)       Prilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran dan kritik
d)       Innovatif dan kreatif serta fleksibel
e)       Berorientasi masa depan

Nilai-nilai wirausahawan
1.       Commitment
2.       Moderate risk
3.       Seeing opportunities
4.       Objectives
5.       Optimism
6.       Money
7.       Proactive management

Kompetensi kewirausaha
a)       Selft Knowledge; memiliki pengatahuan tentang usaha
b)       Imagination; memiliki imajinasi, ide, serta tidak mengandalkan sukses yg lalu
c)       Practical knowledge; memiliki pengatahuan praktis, ex teknis, desain, pemasaran, dll.
d)       Search skills; kemampuan untuk menemukan, berkreasi, dan berimajinasi
e)       Foresight; Berpandangan jauh ke depan
f)        Computation skill; kemampuan berhitung dan memprediksi
g)       Communication skill; kemampuan berkomunikasi, bergaul, dan berhubungan dengan orang lain

Kewirausahawan dikelompokkan :
a)       Kewirausahawan rutin, yaitu wirausaha yang dalam melakukan kegiatan sehar-harinya mengadakan perbaikan terhadap perbaikan-perbaikan standar tradisional, ex: pegawai atau menejer.
b)       Kewirausahawan arbitrase, yaitu wirausaha yg selalu mencari peluang  melalui penemuan (pengetahuan) dan pemanfaatan (pembukaan), ex: bila tidak terjadi keseimbangan permintaan dan penawaran pasar, maka ia akan membeli dengan murah dan menjual dengan mahal
c)       Wirausaha Innovatif, yaitu wirausaha dinamis yang menghasilkan ide-ide dan kreasi-kreasi baru yang berbeda. Ia mengadakan proses dinamis pada produk, proses, hasil, sumber pengadaan, dan organisasi yang baru

Kreatifitas dan Inovasi
Zimmerer dkk (2009) kreatifitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang.
Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang-orang.
Ted Levitt (dalam Zimmerer, 2009) menyatakan bahwa kreatifitas memikirkan hal-hal baru.Inovasi mengerjakan hal-hal baru. Jadi kreatif adalah sifat yang selalu mencari cara-cara baru dan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif. Kreatif tapi tidak inovatif adalah mubazir karena ide hanya sebatas pemikiran tanpa ada realisasi.
Drucker mendefenisikan inovasi adalah upaya menciptakan perubahan terencana dan terfokus dalam potensi social dan ekonomi suatu lembaga

Bagaimana Caranya Kreatif ?
1.       Bermimpi besar.
2.       Berpikir besar.
3.       Membaca kisah-kisah pengusaha sukses
4.       Menyadari bahwa menjadi pengusaha memerlukan proses
5.       Memulai dari hal-hal kecil, keuntungan-keuntungan kecil

Sumber ide
a)       Pengalaman kerja merupakan bagian dari ide bisnis, misalnya kalau kita membuka bisnis restoran tanpa ada pengalaman akan menimbulkan berbagai kesalahan.
b)       Pengatahuan dasar yang dimiliki, bisa diperoleh dengan pengetahuan yang relevan, dengan bertanya, mendengar, dll.
c)       Sesuai dengan hobi, orang yang mempunyai hobi pada bidang yang biasanya memiliki ide-ide,ex : hobi masak bisa mendirikan rumah makan
d)       Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitarnya, ex: gagasan/ide dapat muncul pada saat seseorang berada dalam situasi tertentu, ex : seseorang yang tinggal dekat terminal bus kota, bisa melihat peluang usaha, seperti Rumah makan, kios olidan bensin, warung, onderdil bus, dll.
e)       Memanfaatkan koneksi dan relasi,  sering sekali relasi atau koneksi dimanfaatkan untuk memulai bisnis
f)        Ikut-ikutan dan coba-coba, dengan melihat seseorang yang sukses kemudian orang tersebut menirunya.

Langkah-langkah Kreatif dan innovative
A.       Saturasi (Saturation)
Upaya mengumpulkan fakta, data dan sensasi-sensasi yang terjadi secara sadar maupun tidak sadar kemudian oleh pikiran dijadikan bahan mentah untuk memproduksi ide-ide baru.
B.       Inkubasi (Inkubation)
Menyeleksi aneka macam informasi yang kemudian diolah menjadi menjadi berbagaimacam kombinasi yg tdk terhitung banyaknya, yg sebagian esar ditolak.
C.       Iluminasi (Ilumination)
“flash of Genius” (ilham yg sekonyong-konyong muncul dalam pikiran) yg kadang-kadang berisikan hal-hal yg terinci

Cara Meningkatkan Kreatifitas Individu
1.       Beri kesempatan diri Anda menjadi kreatif.
Berani untuk berpikir kreatif tanpa takut dibilang bodoh oleh orang lain. Ide-ide cemerlang biasanya lahir dari hal-hal yang mungkin dianggap bodoh dan tak berarti.
2.       Beri pikiran Anda masukan segar setiap hari.
Agar kreatif, otak perlu distimulasi dengan hal-hal baru yang variatif. Mendengarkan radio dan berganti-ganti setiap hari, mendengarkan beraneka ragam jenis musik atau melakukan hal-hal lain yang sebelumnya tidak pernah dilakukan.
3.       Amati berbagai produk dan jasa perusahaan lainnya, terutama yang berada dalam pasar yang benar-benar berbeda.
Tidak ada salahnya meminjam ide perusahaan lain, kemudian mengembangkan menjadi inovasi yang brilian (Amati Tiru dan Modifikasi/ATM)
4.       Sadari kekuatan kreatif dari kesalahan.
Orang kreatif mengatakan kita dapat memperoleh ide dari kesalahan yang kita buat. Kisah Charles Goodyear menunjukkan hal tersebut. Setelah bekerja selama lima tahun untuk memformulasikan kombinasi karet, belerang dan timah putih, pada malam yang dingin tahun 1839, tanpa sengaja Charles menumpahkan sedikit campuran tersebut pada kompor kerjanya. Campuran tersebut meleleh membentuk senyawa baru yang selama ini dicari-cari!
5.       Bawalah selalu buku harian untuk mencatat pikiran dan ide Anda.
Ide-ide kreatif kadang muncul tanpa disengaja dan di waktu yang tak terduga. Daripada cepat terlupa, ada baiknya membawa buku kecil untuk mencatat ide-ide yang mungkin akan muncul tiba-tiba.

6.       Dengarkan orang lain.
Ide tidak selalu datang dari diri kita sendiri. Ide dapat datang dari orang lain atau bahkan kompetitor kita sendiri. Jadi selalu dengarkan orang lain karena mungkin ia akan menghadirkan ide cemerlang buat kita.
7.       Dengarkan apa kata pelanggan.
Mendengarkan pelanggan wajib hukumnya. Mereka mengkonsumsi produk kita dan sekaligus menjadi sumber ide yang tiada habisnya.
8.       Berbicara dengan anak kecil.
Anak-anak tidak membatasi pemikiran mereka. Mereka begitu bebas mengungkapkan kreatifitas mereka tanpa batas. Mereka dapat menjadi sumber ide yang berharga.
9.       Simpan kotak mainan di kantor Anda.
Mainan-mainan kecil seperti yoyo, gasing dan lain-lain dapat menjadi sumber inspirasi. Ketika sedang bingung, Anda dapat mengambil satu dan memikirkan bagaimana benda tersebut berkaitan dengan masalah Anda.
10.    Baca buku mengenai cara merangsang kreatifitas dan mengambil kursus kreatifitas.
Memahami prinsip-prinsip kreatifitas akan sangat membantu meningkatkan kemampuan kreatif kita.
11.    Luangkan waktu Anda.
Sesekali luangkan waktu untuk berelaksasi, melepaskan diri dari rutinitas sejenak. Ide-ide baru bisa muncul ketika otak kita tidak dalam keadaan tegang.

Proses kreatif
Menurut Herbert G.Hiks, proses kreatif memiliki sejumlah pola :
A.       Logika
Orang mendekati alam dengan sebuah hipotesis. Logika diagi dua, yaitu deduktif dan induktif
B.       Menghubungkan ide
Mementuk hubungan antara berbagai ide yg berbeda
C.       Pemecahan masalah
Mendapatkan alternatif solusi dari problem yg diperoleh
D.       Kaitan bebas
Solusi yg diperoleh dikaitkan dengan pemikiran awah sadar yg sering sekali bersifat tidak rasional (iirasional)

Ciri-ciri kreatifitas

Individu yg Kreatif
Organisasi yg Kreatif
Memiliki kelancaran konseptual
Mampu membuat ide secara cepat
Mampu membuat ide yg tidak lazim
Mempertimbangkan ide atas dasar baik/buruknya ide
Menangguhkan penilaian dan menghindari komitmen secara dini
- Memiliki orang2 yg mempunyai ide
- Memiliki saluran komunikasi yg terbuka
- Memiliki sistem saran dan unit-unit ide tanpa tanggung jawab additional
- Merangsang diintensifikasinya hubungan dgn sumber-sumber luar
Mempekerjakan sejumlah varietas tipe kepribadian
Menugaskan orang yg non spesialis utk memecahkan masalah
Membolehkan sikap eksentrik
Memiliki pendekatan obyektif berdasarkan fakta
Mengevaluasi ide secara objektif
Melaksanakan seleksi ide dan promosi ide secara obyektif
Kurang memperhatikan komitmen finansial, material terhadap kebijakan yg diambil

Proses Penjaringan Ide
1.       Menciptakan produk baru dan berbeda
2.       Mengamati pintu peluang, dgn mengamati potensi yang dimiliki competitor, ex: pengembangan produk baru contohnya unilever vs P&G
3.       Analisis produk dan produksi secara mendalam, yaitu mengenai kualitas produk, biaya yang dikeluarkan, dan efisiensi biaya.
4.       Menaksir biaya awal, yaitu sumber biaya, berapa biaya untuk operasi, dll.
5.       Memperhitungkan resiko yang mungkin terjadi, ex:
                - Resiko pesaing; kemampuan pesaing  mempertahankan posisinya di pasar
                - Resiko teknik; berhubungan dgn proses pengembangan produk yang cocok
                - Resiko finansial; resiko yg timbul sebagai akibat tidak cukupnya modal

Klasifikasi Inovasi
Ricard Luecke (2003) mengklasifikasi inovasi menjadi 2 jenis, yaitu :
1.       Inovasi inkremental (Bertahap); inovasi yang hanya mengembangkan bentuk dan teknologi yang sudah ada, misalnya Pentium IV merupakan pengembangan dari Pentium III. Playstation III merupakan pengembangan (PS II)
2.       Inovasi Radikal, yaitu inovasi yang memperkenakan sesuatu yang sama sekali baru, atau sesuatu yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan teknologi atau metode yang sudah ada. Misalnya dalam dunia telekomunikasi penemuan Internet adalah sesuatu yang sama sekali baru atau berbeda dibandingkan dengan telepon dan surat menyurat

Jenis-jenis Inovasi
a.        Inovasi Produk
b.       Inovasi Promosi
c.        Inovasi Place
d.       Inovasi Proses
e.       Inovasi Pelayanan
f.         Inovasi Strategi pemasaran
g.        Inovasi Korporat

Inovasi Produk
Inovasi Produk, adalah adanya sesuatu nilai (value) yang ditawarkan pada konsumen. Untuk mendapatkan Value dilakukan strategi sbb:
1.       Kurangi produk, misalnya PT. jamu Sidomuncul mengeluarkan produk   jamu Tolak Angin Cair yang rasanya tidak pait. PT. Coca Cola dengan Coca Cola zero, Produk susu lemak menjadi non lemak
2.       Mengkombinasikan Produk, misalnya PT. Sosro yang mengeluarkan produk Teh Soda.
3.       Menambahkan Produk, Microshop meningkatkan kapasitas Pentium IV dari generasi sebelumnya yaitu Pentium III
4.       Mempeluas produk (broader product line), Misalnya Apple dulu hanya menjual komputer, tetapi skrg sudah menjual iPod, MP3 atau Toyota mengeluarkan produk sedan, mini bus, pick up, dan lain-lain
5.       Membagi Produk dengan ukuran (size) yang berbeda, Misalnya Aqua membagi produknya dengan ukuran gelas, ukuran botol, dan ukuran galon
6.       Meminimalkan produk, Misalnya Disket yang digunakan untuk menyimpan data berubah bentuk dengan adanya flash disk
7.       Fokuskan produk, misalnya  PT.Aqua yang fokus pada air mineral
   
Inovasi Promosi
Inovasi Promosi adalah perusahaan yang menjual produknya dengan cara komunikasi pemasaran yang berbeda, seperti :
1.       Promosi dengan menggunakan media cetak berubah dengan cara telemarketing yang lebih efisien, seperti yang dilakukan oleh industri Asuransi, Kartu Kredit, dan lain-lain.
2.       Perusahaan atau orang yang mempromosikan produk/jasanya dengan menggunakan web site, blogger, facebook, SMS, dll
3.       Fanta melakukan inovasi promosi dengan mengadakan sayembara pengumpuan tutup botol untuk siswa SMP. Sekolah yang menang akan mendapatkan hadiah dari PT.Coca Cola berupa Fanta Fun Spot Corner untuk sekolah.
  
Inovasi Place
Inovasi tempat adala perusahaan atau orang yang membuka bisnisnya tidak menggunakan cara konfensional dengan membuka outlet/ cabang dibanyak tempat yang strategis, tetapi perusahaan/orang tsb menjadikan rumah,gudang, atau kantor pusatnya sekaligus menjadi cabang. Misalnya :
Dell computer berhasil menyalip IBM dengan menggunakan sistem pemasaran on line.
Perusahaan yang menjual dengan menggunakan sistem MLM.

Inovasi Proses
Inovasi dibuat oleh perusahaan yang tujuannya untuk mempermudah/mempersingkat proses pembuatan, persediaan, pembelian, maupun pengiriman ke konsumen. Misalnya :
1.       Asia Air yang mempelopori pemesanan tiket secara On Line di Indonesia yang berhasil meminimalkan biaya (efisiensi).
2.       Amazon.com dalam pembelian buku secara on line.
3.       Pembuatan foto instan yang selesai 5 menit.
4.       Walt Mart menggunakan konsep Just in Time (JIT) yang didukung jaringan komputer yang berhasil meminimalkan persediaan.
5.       Proses yang dibalik,mis: pembelian motor dgn uang muka Rp. 100.000,- motor bisa dipakai

Inovasi Pelayanan
Inovasi yang dilakukan oleh sesorang atau perusahaan yang memberi nilai kepuasan bagi pelanggan. Contohnya :
1.       Produk kosmetik Ultima yang memberikan diskon harga tidak hanya pada konsumen baru tetapi juga pada pelanggan setiannya sehingga menciptakan loyalitas.
2.       Honda memberikan ganti oli gratis bagi pemakai honda  (komunitas honda)

Inovasi Strategi Pemasaran
Inovasi yang dilakukan oleh perusahaan dengan mengumpulkan data, menganalisis prilaku konsumen dan memilih segmentasi pasar yang belum dipilih oleh pesaingnya, misalnya :
1.       Yamaha berhasil menyalip Honda sebagai leader di kenderaan bermotor dengan menciptakan Yamaha Mio yang ditujukan pada segmentasi wanita.
2.       KFC mulai bergeser dari segmen keluarga ke segmen anak muda dikarenakan populasi anak muda di Indonesia menunjukkan angka yang besar. Inovasi yang dilakukan adalah mengorbitkan band-band anak muda  untuk diproyeksikan sebagai Brand Ambasador (duta KFC). KFC memperoleh laba dari pemasaran CD band-band tersebut.

Inovasi Strategi Bisnis
Inovasi Strategi bisnis adalah inovasi yang dilakukan oleh level bisnis agar dapat bersaing di pasar. Misalnya :
1.       Nokia berhasil menyalip Motorola yang leader di pasar digital cellular phone dengan konsep fashion phone, padahal sebelumnya Nokia bergerak di bidang Hasil hutan, Sepatu Bor, televisi, dan komunikasi.
2.       PT.Coca Cola tidak hanya menjual minuman soda melainkan juga air mineral (Ades)

Inovasi Corporate
Inovasi yang dilakukan melalui kerjasama antar perusahaan sejenis ataupun tidak sejenis (strategy Alliance) yang tujuannya untuk memberikan value bagi  pelanggan, seperti :
1.       IBM bekerjasama dengan Sony, Toshiba, dan Albany Nanoteh untuk mendisain prosesor multimedia yang dipakai Play station 3, TV, dan komputer berkinerja cepat.
2.       Grup ABC sukses menggandeng pihak luar Heinz untuk menjalin jejaring inovasi dalam prosespenanganan pemesanan gerai fast-food (McDonald, KFC, Hoka-hoka Bento, dan Piza Hut) untuk membuat sambel dan saos yang dilebeli masing-masing merek restoran tersebut.
3.       Group ABC dan Group Orang Tua membawa minuman energi Red Bull dari Thailand  ke Indonesia dengan merk Kratingdaeng mampu mengalahkan Lipovitan yang merupakan leader pada minuman berenergi cair.
4.       Southwest airline yang unggul dengan menggunakan konsep Low Cost Carrier

Bagaimana Menciptakan Value Dalam Perusahaan ?
Payne Adrian (1993) menyatakan bahwa value yang superior timbul/terjadi pada cara perusahaan mengorganisir dan melakukan kegiatan-kegiatan diskrit di dalam rantai nilai (value chain).
Untuk memperoleh keunggulan atas pesaingnya (rival) sebuah perusahaan harus mempromosikan value (nilai) kepada pelanggannya dengan melakukan segala kegiatan secara lebih efisien dibanding dengan pesaingnya (keunggulan biaya rendah) atau dengan melakukan kegiatan-kegiatan dengan cara yang unik yang menciptakan nilai pembeli yang lebih besar ( manfaat differensiasi).

Value Chain Analysis







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar